Cara Gampang Ramal Cuaca

Ini tips dari BMG, saya baca dari majalah Nebula. Mungkin bisa sedikit membantu ya untuk temen-temen yang kmrn ditimpa banjir.

Ilmu itu, sesungguhnya sederhana saja. Misalnya, jika cuaca yang tadinya terang tiba-tiba gelap tanpa angin, akan terjadi hujan lebat dalam waktu lama. Sebaliknya, jika dari cuaca terang tiba-tiba terjadi hujan lebat dibarengi tiupan angin dalam kecepatan tinggi, bisa dipastikan hujan tersebut akan berjalan sebentar saja.

Lalu, kendati suatu kawasan dipayungi oleh awan mendung, tidak berarti hujan akan turun secara serempak. Ada kalanya hujan turun hanya di beberapa titik. Nah, untuk mengetahui turun tidaknya hujan di tempat kita, pertama-tama yang harus dilakukan adalah menentukan arah tiup angin. Caranya gampang saja, terbangkan selembar kertas kecil, lalu perhatikan arah geraknya. Jika kertas bergerak ke samping kanan & awan mendung ada di sebelah kiri, berarti hujan akan terjadi di tempat kita. Begitupun sebaliknya.

Tentang durasinya, kalau hujan sudah berlangsung satu jam tanpa disertai angin kencang, bisa dipastikan hujan akan berlangsung minimal setengah hari. Waspada jika muncul awan berlapis-lapis dibarengi sejenis bentuk kanopi yang menaunginya. Itu menandakan akan terjadi hujan es dan angin puting beliung.
tpra-from-home.jpg

written by: mariska karina

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: